Header Ads

divisihumaspolri

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengingatkan semua elemen bangsa untuk bijaksana menggunakan media sosial terutama Facebook. Jangan gunakan media sosial untuk menyebarkan ujaran kebencian, fitnah apalagi mempertantangkan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan. Jenderal bintang tiga mengaku prihatin dan kecewa dengan maraknya ujaran kebencian, fitnah dan SARA di media sosial terutama Facebook, Twitter, Instagram yang juga menyasar pimpinan lembaga negara dan kepala negara. “Jangan kan kepala negara, rakyat pun tak boleh dihina. Difitnah. Apalagi sampai mempertentangkan SARA di media sosial. Medsos itu kan wilayah publik. Gak boleh itu dilakukan. Ada UU-nya. Ada ancaman hukuman ” kata Wakapolri kepada Pemimpin Redaksi kabarpolisi.com Ben Ibratama Tanur di Jakarta, Sabtu malam. Jenderal bintang tiga kelahiran Ujungpandang ini menghimbau agar para netizen bijak menggunakan media sosial.” Sudah berkali-kali kita himbau. Kita ingatkan. Nah, masih banyak yang bandel kan? Kalau sudah begini hukum terpaksa bicara. Terpaksa kita tangkal, ” kata mantan Kepala Lembaga Pendidikan Polri itu. Jenderal Syafruddin mengatakan, media sosial itu, memang bisa menghasilkan dampak positif dan negatif. “Tapi kan lebih baik kita ambil positifnya. Untuk apa menyebarkan kebencian, bikin fitnah di media sosial?” kata mantan ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla itu. Hormati Bulan Ramadhan Apalagi saat ini umat Islam sedang menjalankan ibadah bulan suci ramadhan. “Hormati lah bulan suci. Hormati bulan ramadhan. Di bulan suci ini kan harus nya kita memperbanyak pahala. Bukan bikin dosa. Menyebarkan fitnah itu dosanya besar sekali,” kata mantan Kadiv Propam Polri yang dikenal low profile ini. Komjen Syafruddin mendukung langkah Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan penyebaran informasi apalagi fitnah tanpa klarifikasi. “Kalau sebuah informasi masih gak jelas dan tak ada manfaatnya untuk apa disebarkan?” . . . #wakapolri #spripim #beritahoax #MUI #bijakdalambermediasosial #Biromultimedia #kamihumaspolri #polri #promoter #ramadhansantun #hoax #pintardalambermedsos

from divisihumaspolri's feed - WEBSTA http://ift.tt/2s9hwaX
via IFTTT

No comments

Powered by Blogger.